Kolektif
September 30, 2026
65 views 9 mins 0

Di Bawah Bayang-Bayang Moralitas Malam

Beberapa hari lalu, kawan perempuanku berkata, “Ini terakhir kali kita berjumpa, bermain, dan bercengkerama.” Kalimat itu seketika membuat mataku membelalak. Ia memutuskan bahwa dirinya dilarang oleh sang ibu. Aku bertanya dengansingkat, “Sebab, apa? Aku kah yang membuat dirimudibatasi?” Dari sekian banyaknya pertemuan aku dan dirinya, saat itu adalah momen terpenting. Sebab, kami mengulik secara seksama ihwal permasalahan itu. Dari sinilah cerita itu dimulai… *** Saat angin mulai menerobos celah pori-pori kulitku dan sedikit demi sedikit kawan mulai berpamitan: aku dan kawan perempuanku itu tetap setia duduk di warung kopi itu. Ia bercerita, sebelum berangkat ke sini sudah terjadipertengkaran kecil dengan ibunya. Bukan dengan teriakan keras, melainkan sebuah pesan panjang di antara mereka dari balik komputer masing-masing. Sang ibu mempertanyakan perihal kepergian anak perempuannya di malam hari yang sering pulang dini hari. Tak hanya itu, ibunya juga mempertanyakan momen ketika ia pulang saat umat muslimbersiap menunaikan salat di sepertiga malam. Kawanku mulai membela diri dan menampik tuduhan itu dengan segala penjelasan. Untuk apa memusingkan asumsiorang lain tentang baik-buruknya diri, selagi tidak merugikan siapa pun? Mengapa harus memikirkan cemooh tetangga—halyang lumrah terjadi dan jelas di luar kendali kita? Ia terusmenggugat ibunya, menegaskan bahwa mereka tak perlu menyibukkan pikiran dengan label dari masyarakat. Ada hal-hal yang jauh lebih penting untuk dikerjakan daripada memusingkan omongan tetangga yang sudah melampaui batas. Tapi, dalam pesan itu ibu kembali menegaskan:  “Sebab ibu memikirkan citra ibu sebagai seorang ibu. Di sini, aku adalah ibumu. Di masyarakat, aku dilihat sebagaiseorang ibu untuk anakku, kamu!” Kalimat ini membuat keheningan sejenak di antara keduanya. Sama-sama berpikir. Hingga akhirnya, pertikaian antara ibu dan anak itu diakhiridengan salah satunya yang mengalah. Ia akhirnya meruntuhkan egonya untuk beradu argumen terkait siapa yang berhak melabeli dan siapa yang seharusnya lebih berhak untuk tidak peduli. Lalu, saat itu, ia juga berkata padaku, “Dan inilah waktu yang terakhir itu, untuk kita keluar, untuk kita bersama.”  Karena ini perjumpaan terakhir, hanya satu hal yang ia mintakepada ibunya: jangan lagi mencarinya lewat rentetan panggilan telepon di penghujung malam. Biarkan ia bebas mengeksplorasi dunia bersama teman-temannya melewatimalam dalam diskusi tak berkesudahan tentang kerentanan perempuan. Ada kehangatan dan kesenangan saat ia berkumpul bersama perempuan lain yang bernasib sama: mereka yang kerap dijadikan tolok ukur moralitas masyarakat, hanya untuk dinilai apakah seorang ibu sudah cukup berhasil […]

Agenda, Kolektif
July 07, 2024
682 views 2 mins 0

Membebaskan Ingatan Publik Tentang ’65

Memulai akhir pekan dengan berandai-andai untuk berjalan-jalan ke tempat wisata sudah lumrah. Akan tetapi, bila memulainya dengan melakukan aktivitas yang dapat mengasah otak, barang tentu langka, misalnya seperti yang dilakukan pegiat literasi Kota Malang yang telah menyelenggarakan diskusi bertajuk “Membebaskan Ingatan Publik Tetang 65: Diskusi Buku Embedded Remembering & Riwayat Terkubur” pada 6 Juli 2024 […]

Isu, Kolektif
June 15, 2024
782 views 27 mins 0

KERTAS POSISI UNTUK MUHAMMADIYAH

054/PRENAS/IV/2024 “Ta’awun Menolak Tambang” Assalamualaikum wr. wb Segala puji bagi Allah Subahanahu Wata’ala Tuhan Semesta Alam. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Sang Rahmatan lil ‘alamin, Nabi Muhammad Salallahu’alaihi Wasallam. Kami Kader Hijau Muhammadiyah, manifestasi dakwah Muhammadiyah dalam rangka membentuk masyarakat ekologis untuk menjaga kelestarian lingkungan di muka bumi, menyampaikan pandangan kami terhadap tawaran […]

Agenda, Kolektif
May 10, 2024
766 views 4 mins 0

Buruh Perempuan yang Terpinggirkan dan Dipinggirkan

Secara seremonial hari buruh memang berlalu, lantas apakah setiap hari bukan hari buruh? Selama orang itu bekerja dan menerima gaji maka ia adalah buruh, baik pekerja informal maupun formal. Dengan demikian, maka seyogianya setiap hari adalah hari buruh. Tanpa mereka tidak akan pernah terjadi aktivitas ekonomi yang berjalan. Tepat pada 9 Mei 2024, Women Ngalam […]

Isu, Kolektif
May 05, 2024
1016 views 18 mins 0

Gaya Hidup Mewah, Menjadi PSK, dan Suka Gengsian, Mahasiswa Malang Ini Akhirnya Menyesal Setelah Ayahnya Meninggal Dunia 

Penyesalan akhirnya menimpa Melati (nama samaran). Mahasiswi berusia 24 tahun asal Kediri ini hampir mengakhiri hidupnya, ia merasa malu, karena sudah tidak bisa menyeimbangi gaya hidup teman-temannya lagi. Bersama teman-temannya itu, Melati mempunyai semacam paguyuban yang stylishly. Ia dan beberapa temannya berada pada semester yang sama; semester enam. Selanjutnya, kisah ini akan membawa kita agar […]

Agenda, Kolektif
March 09, 2024
1067 views 3 mins 0

Tumbuh, Berakar, Berdaya di Festival Women Ngalam Bergerak

Rintik hujan malam itu membasahi hampir separuh kota sekitar pukul 7. Tak terlewat, salah satu titik yang bernama Roemah Kanjta—lokasi festival Women Ngalam Bergerak—turut dibasahinya. Lantunan musik tradisional mendominasi hampir seluruh ruangan di lokasi. Berdecak kagum para insan yang hadir hingga semakin khusyuk menikmati suguhan sang penari dengan topengnya. Suguhan demi suguhan disajikan oleh para […]

Isu, Kolektif
February 23, 2024
849 views 10 mins 0

Kehidupan Perempuan Daerah Sub Urban Kota Malang

Salah satu potret kemiskinan di Kota Malang yaitu di wilayah Kecamatan Sukun, setidaknya terwakilkan dari rilis media massa yang disampaikan pada di website Kemenko PMK pada tahun 2022 lalu. Dalam rilisnya, Muhadjir Effendy mengaku kaget dengan fakta terjadinya kemiskinan ekstrim di beberapa wilayah di Kecamatan Sukun. Selain itu, Muhadjir juga menyebutkan bahwa Kemenko PMK akan […]

Isu, Kolektif
February 04, 2024
828 views 12 mins 0

Balance Scorecard Perempuan Premium

Balance Scorecard (BSC) adalah pengukuran kinerja yang dinilai berdasarkan perspektif pelanggan, proses bisnis perusahaan, dan memperlihatkan kondisi keuangan. BSC juga memperhatikan sasaran strategis untuk membangun relasi yang dilakukan secara strategis. Berdasarkan empat kegunaan BSC yakni melakukan komunikasi dua arah dengan target bisnis yang diinginkan, menyusun job desk bagi setiap karyawan untuk menjalankan bisnis sesuai strategi […]

Agenda, Kolektif
January 13, 2024
722 views 2 mins 0

Pelopor Pemberantasan Korupsi itu Bernama Rakyat

Pada 13 Januari 2024, MCW (Malang Corruption Watch) menggelar Laporan Akhir Tahun (LAT) yang bertajuk “Evaluasi Satu Tahun: Mimpi Melebur Bersama Gerakan Rakyat” diadakan di Pasedena Coffe, yang dimoderatori langsung oleh Agung Reyhansyah selaku relawan MCW. Pada kesempatan ini, pemaparan dan pertanggungjawaban program kerja MCW selama 1 tahun dijelaskan oleh Dani, panggilan akrabnya. Pembawaan yang […]

Agenda, Kolektif
January 05, 2024
769 views 3 mins 0

Diskusi “Kelas Pekerja dan Politik Elektoral”

Malang-(5/01) Dinamika politik yang publik hadapi hari ini tak jauh dari politik elektoral, terlebih berkenaan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) Indonesia 2024. Suasana panas rutinan tersebut disambut baik oleh Transisi.org, sebagai platform yang berfokus pada diskursus ekonomi politik. Kali ini, Transisi.org mengusung pembahasan “Kelas Pekerja dan Politik Elektoral”. Diskusi ini diramaikan pula oleh beberapa lembaga dan […]